tulisan

Sabtu, 29 Juni 2013

pekerjaan

A. Pekerjaan dan waktu luang 1 . Mendifinisikan nilai pekerjaan . apa yang di cari dalam pekerjaan ? fungsi psikologi dalam pekerjaan. 1.1 Nilai pekerjaan adalah nilai yang kita dapat dari apa yang kita kerjakan bergantung kepada cara berfikir terhadap pekerjaan tersebut. Sekecil apapun pekerjaan yang kita lakukan jika kita memahami dengan baik maka akan menjadi sebuah rencana besar. Selain itu kita memahami suatu pekerjaan adalah sebuah proses untuk mewujudkan sesuatu menjadi besar dan menghilangkan perasaan kecil hati dalam melaksanakan pekerjaan. 1.2 Yang dicari didalam pekerjaan adalah perencanaan yang merupakan suatu proses untuk menjadikan sesuatu yang besar.kalian mungkin berkata bahwa apa yang di cari di dalam pekerjaan tergantung kemauan orang itu dan beberapa fakta lain nya. Daniel Yankelovich telah menemukan sebuah consensus yang berharga atas jawaban yang menyilang terhadap para para profesional dan kerah putih dengan memberikan respon tertinggi yaitu kerja itu menarik dan senang memiliki rekan kerja yang ramah. masing masing responden memberikan 70%. Dengan di tambahkan dengan respon bisa menggunakan pikiran dan hasil kerja yang anda bisa lihat.dengan presentase 62-65%. Dengan kesimpulan pekerja kerah putih lebih banyak memberikan tekanan kepada uang sedangkan para profesional lebih sedikit tekanan terhadap uang. 1.3 Fungsi psikologisnya adalah meskipun apa kata orang tentang pekerjaan mereka, mungkin jelas sekali bahwa setiap orang bekerja keras untuk uangnya sendiri. Dari survei dapat dibuktikan bahwa orang melanjutkan pekerjaan jika mereka memiliki cukup uang untuk membuat hidup selalu nyaman sepanjang hidupnya . Kenyataan bekerja memenuhi kebutuhan psikologis dan sosialnya. Rasa pemenuhan pribadi. Orang butuh perasaan untuk bertumbuh dan berkembang serta dapat mempelajari keahlian baru dan mencapai pekerjaan yang berharga namun jika ada pekerjaan yang lebih menjanjikan akan pindah ke tempat bekerja yang penghasilan nya lebih tinggi. 2. fase fase dalam memilih pekerjaan Orang cenderung mengidentifikasi dengan apa yang mereka lakukan. Seiring dengan kalian sering mendengar orang memperkenalkan diri misalnya saya seorang guru, saya seorang perawat. Pekerjaan yang membosankan . pekerjaan yang menjadi kan mereka sebagai mekanik atau robot. Di satu sisi mereka tertarik dengan tantangan dan pemenuhan pekerjaan atau profesi.. 3. hubungan antara karakteristik pribadi dengan karakteristik pekerjaan dalam memilih pekerjaan 3.1 karakteris pribadi Sebuah awal yang bagus ialah jika kamu memiliki ketertarikan terhadap apa yang kamu punya pada diri dengan kemampuan yang ada. Kalian merupakan gabungan dari sifat unik dari pribadi dan segala keahlian. Lebih baik jika kamu dapat mengenal diri kamu sendiri maka akan lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Bagaimana kemampuan anda ? apakah keahlian yang anda punya? Tidak peduli dengan kemampuan yang kita punya yang penting harus kita sadari setiap individu memiliki kualitas yang berbeda kedudukan , tidak hanya satu. Contoh atlet bukan hanya orang yang memiliki otot dan keahlian. Jadi kebanyakan pekerjaan hanya beberapa keahlian spesifik. Untuk memperluas pekerjaan perlu di tambahkan dengan adanya pengalaman yang di dapat individu dan waktu yang di perlukan. 3.2 karakteristik pekerjaan Sekali saja anda sudah mulai menjelajahi dunia pekerjaan yang sesuai dengan ketertarikan dengan anda sendiri , maka kalian akan mencari pekerjaan yang cocok dengan karakteristik pribadi anda dan ini bukan lah tugas yang mudah.untungnya ada sumber buku untuk membantu pencarian tersebut. Yaitu dictionary of occupatinal (OT) dan occupational outlook hand-book. Kedua revisi itu telah di atur oleh pemerintah percetakan . macam macam pekerjaan sudah teratur pada dasar keluarga dan kelompok sudah terkait . masing masing dari 9 pekerjaan merupakan pekerjaan yang terdekat. Contoh dokter , perawat, apoteker. 4. kepuasaan kerja dan penyesuaian diri dalam pekerjaan Kepuasaan kerja adalah sasaran penting dalam manajemen sumber daya manusia karena secara langsung dan tidak langsung akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Robbins(2003) mengatakan bahwa kepuasaan kerja berkaitan dengan ekspetasi atau kesesuaian harapan dengan kenyataan yang tersedia. Jika kepuasaan kerja karyawan rendah akan berakibat kepada pengembangan mutu dan pelayanan. Kepuasaan kerja berpengaruh terhadap tingkah laku karyawan antara lain produktivitas dalam bekerja dan yang lebih parah akan melakukan pengunduran diri dari perusahaan. Menurut keith dan davis juga bahwa jika di dalam suatu organisasi kepuasaan karyawan nya kurang maka akan banyak karyawan yang mengundurkan diri . Kepuasaan kerja di pengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya ialah gaya kepemimpinan dari seorang yang terorganisator tentunya ada pada tingkatan yang lebih tinggi. Dapat diasumsikan bahwa pekerjaan di lakukan tanpa adanya arahan sehingga hasil pekerjaan tidak dapat maksimal (tidak sesuai harapan) dan apa yang diingikan tidak dapat tercapai akibatnya akan membuat motivasi karyawan dalam bekerja menjadi menurun. Meningkat atau menurun nya motivasi pegawai dalam bekerja tergantung bagaimana pemimpin bisa mempengaruhi sehingga adanya dorongan positif agar motivasi karyawan bertambah. 5. bagaimana mengisi waktu luang dengan cara positif Waktu luang adalah waktu dimana seseorang memiliki kebebasan melakukan kehendak sendiri.menurut rabiltuz : waktu luang adalah waktu yang tersisa dari pekerjaan atau belajar untuk melakukan kegiatan wajibnya. Waktu luang juga merupakan waktu bebas dimana kita terbebas sementara dari serangkaian kegiatan yang dilakukan. Cara yang baik mengisi wanktu luang adalah mengisi waktu dengan bermain dan melakukan kegiatan yang di sukai misalnya jalan jalan ke mall untuk sekedar refreshing sejenak dari kegiatan bekerja. Bisa juga melakukan olahrag di kala waktu sengang itu . akan lebih baik untuk kesehatan dan akan lebih bugar sehingga menjadi lebih fresh untuk bekerja kembali. B. self directed 1. cara meningkatkan kontrol diri Meningkatkan kontrol diri dengan cara : dalam perkembangan kontrol diri , beberapa ahli menggap bahwa pada usia remaj kontorl diri mencapai pada tingkat akhir perkembangan. Menurut penelitian membuktikan jika individu memiliki kontrol diri yang rendah pada saat remaja maka pada saat dewas pun akan mengalami hal yang sama. Kontrol diri dapat di tingkatkan dengan cara berfikir yang saling berhubungan: 1.1 global processing Yaitu caranya mencoba fokus dengan gambaran yang besar dengan tujuan jadi disetiap tindakan kita dapat di lihat itu merupakan bagian dari suatu pencapaian tujuan akhir. 1.2 abstrac listening Yaitu caranya mencoba menolak gambaran detail tentang situasi khusus yang membutya kita berfikir bagaimana tindakan yang sesuai dengan rencana kerja kita secara kseluruhan. 1.3 high-level categorization Yaitu mencoba berfikir dengan konsep yang tinggi dibandingkan pada keadaan khusus dan sesaat. Kategorisasi tugas dapat membantu kita mengatur fokus dan mencapai nilai nilai disiplin yang baik. 2. cara menetapkan suatu tujuan Caranya adalah .... 2.1 pastikan bahwa itu merupakan benar benar keinginan kamu Pada saat memulai untuk menentukan tujuan pastikan sudah sesuai dengan nilai nilai yang ada di dalam hidup kamu. Yakinkan jika semua itu benar benar berasal dari dalam diri kamu bukan karena ikut ikutan orang lain. 2.2 gunakan kalimat positif Maksudnya pada saat ingin menetapkan tujuan gunakan anda harus yakin mampu mencapainya biarpun hanya ada dipikiran saja. 2.3 buat prioritas Tentukan mana yang menjadi prioritas utama dalam menetapkan tujuan, awal mula buat skala prioritas mana yang harus di dahului mana yang tidak. Agar lebih fokus dalam mencapai tujuan tersebut. 2.4 tulis tujuan dengan jelas Menulis tujuan yang akan di capai dengan baik dan jadikan itu sebagai cermin bahwa keberhasilan itu adalah keharusan mutlak. 2.5 tujuan bukan lah hasil melainkan proses Dalam mencapai tujuan kita harus melihat proses dalam pencapaian tersebut , tentunya harus ada usaha keras dalam mencapai kata “sukses” maka dari itu keberhasilan tidak dilihat dari hasil melainkan dari proses nya. 3. cara menyusun konsekuensi yang efektif Dengan cara membuat struktur yaitu bagan bagan agar beban kerja lebih bisa terdistribusi dengan efisien. Namun jika struktur yang di buat terlalu tinggi tingkatannya akan membuat birokrasi kerja tidak sesuai lagi. Dengan kasus terlalu banyak kerja yang di pindah dari meja ke meja yang lainnya menyebabkan pembuatan laporan yang dibuat oleh bawahan akan lambat diproses yang seharusnya segera di baca . hal tersebut membuat perusahaan akan stag pada fase perkembangan itu sehingga akan sangat terlihat efisiensi dan efektitivas karyawannya pun menjadi rendah. Jika ingin perusahaan tersebut tidak stag pada fase itu maka harus di adakan perombakan struktur yang rumit menjadi lebih sedikit di kurangi divisi yang bisa berkembang di dalam perusahaan tersebut. Maka efektivitas dan efisiensi kerja karyawan akan meningkat tajam sehingga akan berimbas baik bagi perusahaan tersebut. 4. menetapkan rencana investasi Dengan menggunakan pola pola yaitu : 4.1 intervensi kreatif dengan dasar ilmu pengetahuan yang di miliki. Maksudnya intervensi kreatif menciptakan suatu model intervensi dengan ilmu yang sudah di miliki. Dengan adanya konsultan yang membantu menciptakan intervensi kreatif dengan menggunakan ilmu pengetahuan yang tentunya sudah di miliki. Konsultan berfungsi mengembangkan model tim bilding dari sisi ilmu tersebut. 4.2 dengan menambahkan teori teori dasar yang ada. 5. proses-proses yang dilakukan dalam proses evaluasi Proses evaluasi berhubungan dengan evaluasi pembelajaran yang di lakukan oleh guru , gunanya kita sebagai pendidik bisa melihat bagaimana metode mengajar yang kita terapkan dari sisi kekurangan dan kelebihan dapat meningkat mutu pendidikan peserta didik. Evaluasi di lihat dari proses untuk menentukan hasil yang akan di dapat tentunya evaluasi dilakukan secara menyeluruh dari hal yang paling mendetail. Hasil merupakan sebuah pencapaian yang diharapkan baik oleh pengajar di sekolah karena sebagai penyelenggara dan prasarana di sekolah dan fasilitator murid untuk lebih pintar lagi misalnya bertanya jika ada mata kuliah/mata pelajaran yang belum paham. sumber : -http://anyoo.blogspot.com/2011/05/nilai-pekerjaan.html -http://panggilanputri.blogspot.com/2013/06/tugas-4-tugas-portopolio.html -http://dw-arif-n.blogspot.com/2010/05/cara-jitu-menentukan-tujuan.html

Minggu, 02 Juni 2013

hubungan interpersonal

Hubungan interpersonal • Model pertukaran sosial dan analisa transaksional Model pertukaran sosial adalah dimana orang berinteraksi karena berharap sesuatunya dapat terpenuhi . di artikan di dalam suatu hubungan menghasilkan ganjaran positif (akibat positif) dan biaya (akibat negatif). Selain itu pertukaran sosial sering membuat kita berkomunikasi secara tidak sadar tentang berbagi pengalaman terhadap orang lain. Dan banyak sekalin pertanyaan yang secara langsung dan tidak langsung telah dijawab dari berbagai pertukaran pengalaman. Analisa traksasional adalah mengacu pada proses pertukaran di dalam suatu hubungan . dalam komunikasi anatar pribadi juga di kenal transaksi yang di pertukarkan adalah pesan-pesan baik verbal maupun non verbal. Analisis tranasaksional adalah suatu model analisis komunikasi dimana seseorang menempatkan dirinya sebagai psikologi yang berbeda. • Pembentukan kesan dan ketertarikan interpersonal dalam memulai hubungan Terdapat 2 tahap pembentukan kesan : 1. pembentukan Tahap ini di sebut juga tahap perkenalan. Pada fase pertama adalah kontak permulaaan yaitu ditandai dengan keinginan kedua belah pihak untuk menangkap informasi dari rekasi lawannya. Masing masing pihak mulai mencari dan menggali informasi meliputi identitas dari lawan jenisnya. Kemudian merasa memilki kesamaan. Dan kemudian mulai melakukan penggungkapan diri dengan lawan jenis. 2. peneguhan hubungan Hubungan interpersonal tidak bersifat statis namun berubah ubah dengan tujuan untuk memelihara dan menjaga hubungan interpersonal namun perlu adanya tindakan tindakan tertentu untuk mengembalikan keadaan. Ada 4 faktor dalam memelihara keseimbangan : - Keakraban - Kontrol - Respon yang tepat - Nada emosional yang tepat • Model peran , konflik , adequency peran serta autensivitas dalam hubungan peran Hubungan internasional di jadikan sebagai panggung sandiwara. Dimana setiap orang memainkan peranan sesuai dengan naskah yang di buat oleh masyarakat. Di anggap baik jika individu memainkan peranan sesuai dengan ekspektasi masyarakat. Individu memilki ke terampilan(skill) dengan tujuan agar tehindar dari konflik peran.ekspektasi peran berhubungan dengan kewajiban dan berkaitan dengan posisi tertentu . tuntutan peran adalah desakan sosial yang harus di jalankan. • Intimasi dan pertumbuhan Salah satu syarat untuk dekat dengan orang lain adalah intimasi atau kedekatan. Keintiman adalah keterbukaan diri kita kepada orang lain sama hal nya kita membuka diri kepada pasangan kita. • Intimasi dan hubungan pribadi Pengertian intimasi menurut beberapa ahli : - shadily dan echols mengartikan intimasi sebagai kelekatan yang kuat didasarkan oleh saling percaya dan kekeluargaan. - sullivan mendefinisikan intimasi sebagai bentuk tingkah laku penyesuaian seseorang untuk mengekspersikan akan kebutuhannya terhadap orang lain. Di dalam suatu hubungan perlu terdapat 3 komponen yaitu intimasi, passion, companionate. Karena di dalam suatu hubungan tidak ada salah satu dri unsur itu makan hubungan akan tidak berjalan lancar dan awet , jika dari salah satu pasangan merasa tidak nyaman maka yang terjadi hubungan tersebut akan bubar dan tidak ada lagi harapan untuk membangun komunikasi yang harmonis dan langgeng. Komunikasi juga penting dalam membangun suatu hubungan agar tetap terjaganya kepercayaan serta saling terbuka supaya hubungan terbina secara harmonis. Sering terjadi hubungan yang bubar hanya karena komunikasi karena komunikasi yang tidak berjalan lacar akan menyebabkan hubungan tidak harmonis. Cinta dan perkawinan • Cara memilih pasangan 1. memiliki banyak kesamaan terutama kesamaan visi dan misi yang membuat kecocokan antar satu sama lain. Kesamaan hobi misalnya hobi nya sama sama suka makan makan saat itu akan membuat semakin tinggi kecocokan antar pasangan. Dan adanya rasa saling pengertian antar satu sama lain . hilangkan berburuk sangka karna hanya akan membuat masalah saja. 2. memiliki perasaan yang sama tentunya untuk menjalin suatu hubungan denga komitmen harus ada rasa suka satu sama lain, karna rasa suka akan menyatukan perasaan individu tersebut. 3. memahami pasangan dengan baik, memahami kehidupan nya misalnya jika sedang sibuk pasangan tidak menuntut agar keinginan nya di penuhi. 4. memilih pasangan bukan karena tampang atau pun harta melainkan lebih merasakan adanya cinta yang tulus dari lawan jenis. Maka hubungan akan nerjaan dengan awet dan langgeng. • Seluk beluk hubungan pernikahan Pada umumnya yang membuat kegagalan dalam rumah tangga adalah perceraian. Perceraian adalah proses pengakumulasian dari kekecewaan yang di terima oleh pasangan kita dan di simpan terus menerus dan tidak di ungkapkan. Maka menyebabkan pasangan lebih memilih jalan keluar untuk bercerai. Masalah seputar perkawinan : - Masalah ekonomi - Perbedaan pendapat - Permintaan kedua belah pihak - Keikutcampuran orang tua dalam urusan rumah tangga - Adanya orang ke3 atau wanita idaman lain - Kesalahpahaman antara kedua belah pihak • Penyesuaian dan pertumbuhan dalam perkawinan Menikah tidak memikat pasangan secara utuh akan tetapi pasangan tersebut harus bisa mengembangkan dan meningkatkan hubungan agar menjadi lebih harmonis dari sebelumnya dan tentunya perasaan cinta akan lebih meningkat dengan pasangan nya. Menikah harus mampu memimpin keluarga terutama dalam mengambil keputusan yang baik agar terhindar dari konflik keluarga yang tidak mungkin akan berujung ke dalam jurang perceraian yang banyak terjadi pada pasangan artis. • Perceraian dan pernikahan kembali Perceraian ialah proses pengkumulatifan perasaan kecewa yang dipendam tanpa di ceritakan kepada orang lain yang akibatnya membuat masalah menjadi lebih keruh . perceraian sering kali terjadi pada pasangan yang menikah muda karena gejolak jiwa yang masih menggebu-gebu . terkadang masih terdapat sifat egois dari pasangan tersebut yang mampu menimbulkan masalah yang pelik. Ujungnya menjadi perceraian. Namun ada istilah rujuk atau pernikahan kembali dengan cara menikah kembali secara sah baru bisa di katakan sebagai pasangan suami istri kembali. Proses rujuk bisa melewati proses mediasi tentunya menggunakan pihak ketiga untuk mempertemukan dan membicarakan apakah rujuk itu jalan yang terbaik atau tidak. • Single life Single adalah hidup sendiri tanpa pasangan yang dimana seseorang yang tidak ingin kehidupan nya terkekang . apalagi jika mempunyai pasangan yang posesif dan suka mengatur kegiatannya setiap hari. Namun ada banyak faktor yang membuat seseorang hidup melajang: 1. trauma karena pernah memiliki pasangan yang tidak mengerti dirinya 2. tidak ingin hidupnya yang bebas menjadi teratur dan terkekang 3. faktor pendidikan 4. cara didikan orang tua yang mengedepakan masa depan yaitu sekolah dan kesuksesan. Sumber : http://beequinn.wordpress.com/nursing/komunikasi-keperawatan/analisis-transaksional/ http://brieghie.wordpress.com/2010/09/21/model-hubungan-komunikasi-interpersonal/ http://shafashan15.blogspot.com/2012/04/hubungan-interpersonal.html http://wulanwulan009.blogspot.com/ http://21juli1991.blogspot.com/2013/05/cinta-dan-perkawinan.html