tulisan

Senin, 28 November 2011

manusia dan pandangan hidup

Nama : apsari swasti pradipta
Kelas : 1PA09
NPM: 11511035


Manusia dan Pandangan hidup
Pandangan hidup dan ideologi
Ideologi menurut william mengandung 2 hal yaitu :
1. Unsur-unsur filsafat yang di gunakan
2. Pembenaran intelektual untuk seperangkat norma-norma
Munandar sulaiman berpendapat bahwa ideologi merupakan komponen dasar terakhir dalam sistem sosial-budaya. Bagi masyarakat ideologi terdiri atas 3 unsur yaitu:
1.Pandangan hidup
2. Nilai-nilai
3. Norma-norma
Pandangan hidup cenderung diikat oleh nilai sehingga berfungsi sebagai pelengkap dalam pembuatan pembenaran atau rasionalisasi. Pandangan hidup memberi semangat kepada nilai-nilai. Norma dan nilai merupakan sesuatu yang berbeda. Norma di gunakan untk hampir secara keseluruhan sedangkan nilai di gunakan secara umum(pengertian umum). Norma di berlakukan untuk menentukan perilaku , larangan untuk sebuah kewajiban. Ideologi bukan hanya untuk individu tetapi juga untuk hal yang lebih luas seperti ideologi masyarakat, negara dan kelompok.
Menurut notonagoro berpendapat bahwa pancasila adalah pendirian dan pandangan hidup serta dasar negara yang merdeka dan berdaulat. Menurut roeslan abdoelgani pancasila merupakan filfasafat dasar negara yang lahir sebagai ideologi kolektif bangsa indonesia. Setiap bangsa mempunyai tujuan yang membutuhkan pandagan hidup , dengan adanya pandangan hidup kita dapat memecahkan persoalan-persoalan yang sedang dan akan di hadapi kedepanya.
Dalam pandangan hidup terdapat konsep dasar mengenai cita-cita bangsa di dalam nya terkandung gagasan dan pikiran-pikiran bangsa mengenai tanggapan yang baik. Pandangan hidup itu merupakan suatu kristalisasi yang nilai-nilai tersebut berasal dari bangsa itu sendiri dan diyakini kebenaranya dan menimbulkan tekad bangsa . Untuk mewujudkan nya perlu adanya pembangunan.
Pembangunan yang di maksud pembangunan dengan mutu yang baik dan memuaskan masyarakat. Kita boleh mengambil corak pembangunan dari negara lain tapi harus disesuaikan dengan pandangan hidup dan kebutuhan kita sendiri. Karena itu masalah pandangan hidup bangsa menjadi hak asasi bagi kekokohan dan kelas tarian tertentu suatu bangsa.
Makna cita-cita
Cita-cita merupakan bagian dari pandangan hidup. Salah satu satu isi dari pandangan hidup adalah cita-cita,kebijakan dan sikap hidup. ketiga hal tersebut tidak dapat di pisahkan dari kehidupan manusia. Dalam hidup manusia tida dapat le[as dari ciat-cita, kebikjakan dan sikap hidup.
Sejak kita lahir di dunia ini orang tua sudah merencanakan cita-cita sang anak kelak jika sudah besar nanti, ada yang ingin anaknya menjadi dokter,akuntan, perawat dan macam-macam profesi lainya. Namun cita-cita tidak lahir begitu saja karena butuh usaha dan juga doa untuk mewujudkanya. Sama halnya ketika kita lahir kita di doakan menjadia anak yang berguna bagi bangsa dan negara dan berbakti kepada orang tua.
Maka dari itu wajar jika cita-cita , kebajikan dan sikap hidup merupakan pandangan hidup karena tidak ada manusia yang hidup tanpa cita-cita. Dan cita-cita melahirkan kehidupan tanpa adanya cita-cita tidak ada dinamika. Dinamika itu adalah berkembang dan manusia berharap adanya perubahan dan tidak hidup dengan statis(tidak bisa berkembang).
Makna kebajikan
Kebajikan atau kebaikan adalah perbuatan baik yang mendatangkan kebaikan pada hakikatnya sama dengan perbuatan moral atau perbuatan yang di perbolehkan di dalam agama. Manusia kodratnya memang sebagai orang yang baik dan harus berbuat baik terhadap orang lain. Berbuat baik harus di dorong dengan keinginan diri sendiri(hati).
Jiwa dan raga tidak dapat di pisahkan dari diri manusia. Manusia mempunyai sifat pribadai di mana manusia itu sendiri mampu berpendapat sendiri , perasaan sendiri, mencintai dirinya sendiri sehingga kebijakan itu kadang hilang dalam diri manusia.
Manusia sebagai mahluk sosial yaitu mahluk yang tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain dan kita juga membutuhkan orang lain sehingga kita tidak dapat hidup sendiri. Mahluk sosial ini sifatnya saling menolong, saling membutuhkan , saling menghargai anggota masyakat satu sama lain. Manusia sebagai mahluk tuhan, manusia diciptakan oleh tuhan dan dapat berkembang karena tuhan, karena itu manusia di lengkapi dengan kemampuan rohani dan jasmani. Manusia mempunyai suara hati yang selalu membisikan hal yang baik maka dari itu kita senantiasa melakukan perbuatan yang baik terhadap orang lain.
Jadi kebijakan merupakan sebuah perbuatan yang selaras dengan kebaikan sesuai dengan suara hati kita , suara hati masyarakat dan hukum tuhan . kebijakan berarti sopan santun , berbahasa baik, tingkah laku baik, ramah terhadap siapapun, berpakaian sopan.

sumber: Buku ilmu budaya dasar (Drs. Joko Tri Prasetyo, dkk)

Rabu, 23 November 2011

Manusia dan keadilan

Nama : apsari swasti pradipta
Kelas : 1PA09
NPM : 11511035


Manusia dan Keadilan
Makna keadilan
Manusia sebagai mahluk yang paling tinggi dengan segala keistimewaan yang di miliki nya dan keistimewaan tidak terdapat pada benda mati.gejala keistimewaan di golongkan menjadi 3 jenis : berdasarkan akal budi, kehendak dan rasa. Rasa dan kehendak ada dalam diri manusia dan menyatu terdiri atas jiwa dan raga yang kemudian yang menjadi sumber kecakapan manusia untuk mengatur hidupnya.manusia berfikir untuk memenuhi hasrat memperoleh pengetahuan juga untuk mencapai suatu kebenaran. Kehendak untuk memenuhi syarat memperoleh hal yang baik , itu menjadi sumber kemampuan manusia untuk memenuhi kebutuhan rohani.
Pada dasarnya kodrat manusia sebagai mahluk tuhan yang sifat kodrat yaitu sifat kodrat perseorangan atau di sebut juga mahluk pribadi. Dan kodrat bermasyarakat atau yang di sebut juga mahluk sosial. Kedua sifat kodrat manusia ini disebut sifat kodrat monodualisme manusia. Manusia sebagai mahluk pribadi individu dapat mengatur kehidupan nya sendiri sedangkan manusia sebagai mahluk sosial berhubungan dengan masyarakat luas atau lingkungan sekitar kita sebab manusia tidak bisa tidak berhubungan dengan orang lain terutama berhubungan dengan manusia.
Manusia sebagai mahluk tuhan yaitu hubungan mausia dengan tuhan. Dalam mengatur hubungan dengan tuhan perlu adanya keserasian,kesesuaian dan kesamaan dengan tingkah laku yang baik untuk individu itu sendiri. Kemampuan yang baik dapat berubah menjadi tingkah laku yang adil yang akan menjadi tujuan umat dapat mengatur kehidupan manusia dan dapat menjadi tumpuan dari kehidupan manusia.
Keadilan itu merupakan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban , jika kita mengakui hak hidup kita maka kita wajib mempertahankan hak dan kewajiban nya tanpa merugikan orang lain. Jika kita kita mengakui hak hidup orang lain maka kita harus memberikan kesempatan untuk orang lain dalam hal mempertahankan hak dan kewajiban mereka , jadi keadilan letak pokoknya pada keseimbangan dan keharmonisan.
Kejujuran dan Kebenaran
Kejujuran atau yang orang biasa bilang jujur merupakan perkataan dan perbuatan yang sesuai dengan hati nurani serta tidak menutupi kenyataan yang sebenarnya . kejujuran dapat menghindarkan dari perbuatan yang di larang oleh tuhan seperti berbohong dan menipu.jujur sama saja dengan menepati janji, kejujuran merupakan perbuatan yang mulia karena tidak ada niat untuk membohongi orang. Oleh sebab itu tuhan sangat menyayangi orang yang bersikap jujur dalam hal apapun sekalipun itu menyakitkan untuk orang lain.
Dari sejak kecil kita di didik untuk bersikap jujur biarpun dengan contoh kecil seperti apabila ingin jajan bilang dulu terhadap orang tua. Itu hanya merupakan contoh kecil dalam keluarga yang di terapkan oleh orang tua untuk menciptakan anak yang sehat dan mampu bersikap jujur. Ketidakjujuran merupakan awal dri kehancuran kehidupan kita karena orang tidak dapat mempercayainya lagi. Kepercayaan merupakan sesuatu yang sangat mahal, sangat sulit untuk di dapatkan karena orang sulit apabila sudah di bohongi maka dari itu kita harus menjadi orang yang jujur. Kebenaran adalah tidak munafik,tidak palsu dalam arti moral yaitu perkataan yang di ucapkan sesuai dengan batinnya.
Kecurangan
Kecurangan identik dengan ketidakjujuran sama saja dengan licik. Meskipun serupa tapi itu merupakan lawan dari kejujuran. Curang adalah tidak sesuai dengan lisan atau perkataan nya. Kecurangan dalam mendapat kesuksesan dengan cara yang tidak wajar, wajar yang di maksud di sini adalah keuntungan yang berupa materi (uang). Mereka yang melakukan kecurangan akan merasa senang padahal orang lain menjadi menderita. Berbuat curang merupakan salah satu sifat buruk. Sifat curang harus di hindari dan di jauhikan agar menjadi manusia yang baik dan di senangi orang.
Kecurangan sering kali di lakukan dalam sebuah kompetisi yang bergengsi namun cara-cara yang di lakukan tidak sesuai karena melanggar tata tertib. Orang yang melakukan kecurangan mampu menang dengan kepuasan tapi orang tersebut tidak menyadari akibat dari perbuatan nya. Akibatnya orang lain akan menjadi kesal dan tidak suka dengan orang tersebut karena suka berbuat curang.
Kesimpulan adalah kecurangan merupakan perbuatan buruk, curang itu sendiri artinya tidak sesuai dengan lisan (perkataan nya). Dan sifat curang itu merupakan bumerang bagi diri kita sendiri dan bisa merugikan orang lain. Sifat buruk itu harus di hindari agar kita menjadi manusia yang baik dan disenangi orang.

Pemulihan nama baik
Nama baik merupakan tujuan hidup semua orang. Nama baik berhubungan erat dengan tingkah laku dan perbuatan. Nama baik itu ada karena seseorang menjadi teladan bagi orang sekitar dan teman-temanya. Hal yang boleh di katakan nama baik atau tidak di lihat dari tingkah lakunya . tingkah laku yang di maksud di sini adalah sopan santun , cara berbahasa, cara bergaul, disiplin pribadi, cara menghadapi orang dan semua perbuatan yang di halalkan oleh agama. Tingkah laku yang baik seharusnya sesuai dengan kodrat manusia yaitu
1) manusia menurut sifatnya merupakan mahluk moral.
2) di buatnya peraturan yang harus di patuhi oleh manusia untuk mewujudkan diri sendiri sebagai patuh moral.
Pemulihan nama baik merupakan penyadaran seseorang dari kesalalahanya bahwa apa yang dia perbuat tidak sesuai dengan moral atau akhlak. Akhlak berasal dari bentuk jamak yang asalnya darai bahasa arab yang terdiri dari kata khuluq dan khalaq oleh karena itu perbuatan manusia harus di sesuaikan dengan penciptanya sebagai manusia.
Ada 3 macam godaan yaitu harta, derajat/pangkat, wanita . kadang ada orang yang terjerumus ke dalam kenistaan yang menimbulkan dosa besar bagi yang melakukanya. Godaan hawa nafsu yang paling sering menjadi masalah manusia karena manusia tidak bisa menahan nafsu atau syahwat terutama pada kaum laki-laki. Laki-laki sering kali tergoda dengan wanita yang menggunakan rok mini atau pakaian seksi padahal dalam agama hal itu sangat di larang oleh agama sebab dapat menimbulkan dosa misalnya jinah mata.
Untuk menghilangkan dosa tersebuat kita harus benar-benar bertobat kepada tuhan untuk memohon ampunan untuk segala dosa yang telah kita perbuat. Namun manusia kerap kali sulit untuk bertobat karena sudah terbawa oleh hawa nafsu yang begitu besar sampai mampu mengalahkan rasa cinta kepada tuhan. Dalam agama di butuhkan seorang pemuka agama seperti ustad untuk menuntun seseorang untuk bertobat dengan sungguh-sungguh, namun tetap niat itu harus timbul dari diri manusia itu sendiri agar benar-benar bertobat.

Sumber : Buku ilmu budaya dasar (Drs. Joko Tri Prasetyo, dkk)