Nama : apsari
swasti pradipta
Kelas : 3pa11
Tugas softskill
Analisis transaksional
Konsep
dasar tentang kepribadian yaitu perwakilan ego, ego tersebut terletak pada
orang tua , dewasa dan anak anak. Ego orang tua merupakan bagian kepribadian
merupakan introyeksi dari orang tua atau dari subsitut orang tua. Ego remaja
merupakan bagian kepribadian merupakan pengolah data dan informasi. Ego anak
anak berisi perasaan-perasaan, dorongan-dorongan dan tindakan spontan.
Munculnya
gangguan ketika pola tingkah laku tidak sesuai atau tidak semestinya. Tujuan terapi
adalah membantu klien dalam membuat keputusan baru menyangkut tingkah laku
sekarang dan arah hidupnya. Peran terapis adalah memberikan perhatian terhadap
masalah didaktik dan emosional. Terapis mengajari klien agar lebih mempercayai
ego orang dewasanya ketimbang ego dewasa terapis.
Tehnik
terapi analisis transaksional adalah menerapkan pada kelompok . analisis
transaksional sebagai bentuk treatment kelompok dan prosedur terapeutiknya juga
dengan cara kelompok, bahkan dengan menggunakan setting kelompok.
Rational
Emotive therapy
Konsep
dasar tentang kepribadian
Berasumsikan
bahwa manusia dilahirkan dengan potensi , baik untuk berpikir rasional dan
jujur Maupun untuk berpikir irasional dan jahat. Menekankan pada bahwa manusia
berpotensi, beremosi dan bertindak secara stimulant.
Munculnya
gangguan ketika timbulnya keadaan yang bersifat irasional (keadaan
psikopatologis) . keyakinan munculnya keadaan yang bersifat irasional pada
orang orang yang terlibat pada masa kanak-kanak. Tujuan terapinya adalah
meminimalkan pandangan yang mengalah diri dari klien dan membantu klien untuk
memperoleh filsafah hidup yang lebih realistis. Peran terapis adalah
membebaskan klien dari gagasan-gagasan yang tidak logis dan berusaha untuk
belajar dari gagasan-gagasan yang logis sebagai penggantinya. Tehnik terapinya
adalah tehnik kognitif dan tehnik emotif dan tehnik perilaku.
Terapi
Perilaku
Konsep
dasarnya adalah perilaku yang tidak tepat dapat diubah dengan perilaku yang
lebih dapat diterima melalui prosedur penguatan dan kontrol tingkah laku. Munculnya
gangguan ketika munculnya perilaku atau tingkah laku yang salah (maladaptive). Tujuan
terapi adalah menggantika perilaku maladaptive menjadi perilaku yang adaptif. Peran
terapis adalah mendiagnosis perilaku yang maladaptive dan menentukan dalam
proses penyembuhan. Tehnik terapi perilaku adalah tehnik terapi yang digunakan
harus dapat dipahami dan dimengerti oleh klien. Sebaik mungkin terapi dapat
digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber
:
Corey,
Gerald. 2013. Teori dan praktek Konseling dan Psikoterapi. Jakarta : PT. Refika
Aditama