Pengertian
psikoterapi
Psikoterapi
berasal dari dua kata yaitu psyche yang artinya jiwa dan therapy yang artinya penyembuhan,pengobatan
dan perawatan, maka dari itu psikoterapi merupakan terapi kejiwaan. Psikoterapi
merupakamn istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan proses mengobati
gangguan psikologis dan tekanan mental. Pendekatan yang digunakan terapi harus
terapi yang strategis. Salah satunya konselor menciptakan dialog dan bekerja
untuk mengatasi permasalahan klien. Tujuan nya terdiri dari lima pendekatan
yaitu :
1. Pendekatan
psikodinamik adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi disadari.
Kepribadian direkonstruksi lewat kejadian yang sudah lewat dan menyusun
sintesis yang baru dari konflik yang lama.
2. Pendekatan
psikoanalisa adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi disadari.
Membantu klien
menghidupkan kembali pengalaman yang sudah lewat dan bekerja melalui konflik
yang ditekan melalui pemahaman.
3. Pendekatan
carl roger CCT adalah untuk memberikan jalan agar klien dapat berpotensi agar
dapat menemukan jalan keluar atas problem yang dihadapi.
4. Pendekatan
behavioristik adalah menghilangkan kesalahan dalam belajar dan berperilaku
untuk mengganti dengan pola pola yang lebih menyesuaikan. Bertujuan untuk
menghilangkan perilaku yang maladaptive dan mempelajari perilaku yang adaptif
atau efektif.
5. Pendekatan
gestalt adalah agar seseorang lebih menyadari mengenai kehidupannya dan
bertanggung jawab terhadap kehidupan orang lain, membantu klien memahami
mengenai pengalaman yang diterima dan merangsang untuk bertanggung jawab.
Unsur unsur psikoterapi
Terdiri
dari klien, psikoterapis dan proses psikoterapi.
Perbedaan psikoterapi
dan konseling
Terdapat
perbedaan antara konseling dan psikoterapi diantaranya :
1. Konseling
dan psikoterapi dapat dipandang berbeda lingkup antara keduanya. Istilah
psikoterapi memliki arti ganda. Pada satu segi merujuk pada sesuatu yang jelas
yaitu bentuk terapi dalam psikologi. Pada satu sisi lain dipandang sebagai
penunjuk pada sekelompok terapi yaitu suatu rentangan wawasan luas tempat
hipnotis pada satu titik dan konseling lainnya.
2. Konseling
lebih berfokus kepada konseren, ihkwal, masalah serta pengembangan pendidikan
dan pencegahan , sedangkan psikoterapi lebuh berfokus pada konseren atau
penyembuhan penyembuhan.
3. Konseling
dijalankan atas dasar falsafah atau pandangan terhadap manusia, sedangkan
psikoterapi lebih berdasarkan ilmu atau teori kepribadian.
4. Konseling
dan terapi berbeda tujuan dan cara mencapai tujuannya masing masing. Tujuan
psikoterapi adalah mengatasi kelemahan kelemahan teretentu dengan cara praktis
mencangkup pembedahan psikis dan pembedahan otak. Konselor pada lain pihak
terlibat dengan proses mengidentifikasi dan pengembangan kekuatan kekuatan
positif pada individu. Pada sisi lain konselor berfungsi untuk membnatu klien
yang menjadi fungsi kembali secara baik.
Pendekatan psikoterapi
terhadapi illness
a.
Biological
Meliputi
keadaan mental organic, penyakit, psikosis dan penyalahgunaan zat menurut
seorang psikiater amerika tahun 1854 dimana pendekatan ini lebih manusiawi.
Pendapat yang berkembang pada saat itu adalah penyakit mental disebabkan oleh
kurangnya insulin.
b.
Psychological
Meliputi
peristiwa yang merupakan pencetus dan efeknya terhadap perfungsian yang buruk.
Diantaranya pasca traumatic ,
kepedihan yang tak terselesaikan, krisis perkembangan dan respon terhadap
stress yang ditimbulkan.
c.
Sosiological
Meliputi
kesukaran pada system dukungan social, makna social dan budaya . pendekatan ini
mempertimbangkan proses sosialisasi yang melatarbelakangi culture social
budaya.
d.
Philosophic
kepercayaan
terhadap matrabak serta harga diri dan kebebasan yang menentukan nilai dan
keinginannya. Dalam nilai ini falsafah
tetap ada yakni menghargai system nilai yang dimiliki klien.
Bentuk utama terapi
Menurut
Wolberg Terbagi 4 macam yaitu :
a.
Supportive
therapy
Bertujuan untuk
memperkuat benteng pertahanan diri, memperluas mekanisme pengarahan serta
pengendalian emosi kepribadian pada penyesuaian diri.
b.
Reeducative
therapy
Bertujuan untuk
mewujudkan penyesuaian kembali atau modikifikasi sasaran atau tujua hidup.
c.
Reconstructive
therapy
Bertujuan menimbulkan pemahaman
tehadap konflik-konflik yang tidak disadari agar terjadi perubahan struktur
karakter.
TERAPI PSIKOANALISA
A. Kesadaran
Kesadaran
individu terdiri dari alam bawah sadar, alam tidak sadar dan alam sadar. Kesadaran
dan ketidaksadaran menjadi kunci untuk memahami tingkah laku dan
masalah-masalah individu. Bagi freud kesadaran merupakan bagian terkecil dati
kejiwaan manusia yang berbentuk gunung es yang mengapung, yang sebagian
terbesara nya adalah permukaan air. Kesadaran menyimpan pengalaman-pengalaman ,
ingatan-ingatan serta bahan-bahan yang akan direpresikan. Ferud percaya bahwa
sebagian besar fungsi psikologis beradaterletak diluar kawasan kesadaran. Maka dari
itu sasaran terapi psikoanalisa adalah membuat motif-motif yang tidak disadar
dapat menjadi disadari.
B.
Struktur
kepribadian
Terdiri
dari id, ego dan superego
1. Id
. Id
Id biasa disebut
kepribadian primitive dimana id sudah
ada sejak lahir pada diri setiap individu. Atau lebih sering sisebut dengan
prinsip kesenangan yang berisi dorongan dorongan seperti makan, minum dan seks
.menurut freud terdapat 2 insting dalam id yaitu etos dan thanatos. Etos merupakan
insting untuk bertahan hidup dengan libido sebagai dorongan utamanya, thanatos
merupakan insting yang mendorong individu untuk berbuat agresi dan destruktif.
3. Ego
Ego tidak dimiliki
individu sejak lahir namun diperoleh dengan melalui interaksi dengan
lingkungan, ego berkontak langsung dengan external atau dunia nyata. Ego berfungsi
sebagai penengah antara id dan superego dimana ego merupakan dorongan biologis
dan superego merupakan tuntutan atau hati nurani yang terbentuk melalui orang
tua, budaya dan tradisi. Ego bertindak realistis dan berpikir logis dan
berencana atas tindakan tindakan yang memenuhi pemuasaan kebutuhan.
4. Superego
Superego merupakan
prinsip yang berkaitan dengan baik dan buruk, benar dan salah. Superego dikembangan
oleh kebudayaan, nilai social terbentuk karena adanya interaksi dengan orang
tua, masyarakat dan mempresentasikan hal-hal yang ideal dan mendorong individu
terhadap kesempurnaan tidak hanya prinsip kesenangan belaka.
Mekanisme
pertahanan ego
Terdiri
dari 9 macam yaitu :
1. Denial/penyangkalan
Merupakan pertahanan
melawan kecemasan dengan menutup mata dengan keadaan yang mengancam. Cenderung untuk
menolak kenyataan yang menyakitkan bagi dirinya.
2. Proyeksi
Mengalamatkan sifat
sifat tertentu yang tidak bisa diterima ego kepada orang lain. Dengan proyeksi
individu akan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dibuatnya sendiri.
3. Regresi
Melangkah mundur
ketahap perkembangan selanjutnya dimana saat itu tuntutan tidak terlalu besar.
4. Fiksasi
Terpaku pada
tahap-tahap perkembangan yang lebih awal karean individu mengalami kecemasan
untuk mengambil langkah ke tahap selanjutnya, biasanya anak yang mengalami
fiksasi akan tidak mandiri.
5. Rasionalisasi
Dengan menciptakan alas
an-alasan yang baik ubtuk menghindarkan ego dari cedera. Dengan kata lain
memalsukan diri sehingga kenyataan yang mengecewakan tidak menjadi begitu
menyakitkan.
6. Sublimasi
Sublimasi ialah
menggunakan jalan keluar yang lebih tinggi atau dapat diterima secara social,
mekanisme pertahanan diri ini lebih postif karena bertujuan untuk mencari jalan
keluar untuk menggungkapkan perasaan individu.
7. Displacement
Mengarahkan energy kepada
obyek lain atau ketika obyek asal tidak dapat dijangkau.
8. represi
peristiwa traumatis
membuat kecemasan itu bangkit dan menekannya ke dalam alam bawah sadar sehingga
tidak mejadi hal yang akan menyakitkan.
9. Formasi
reaksi
Melakukan tindakan
dengan mengganti perasaan-perasaan yang berlawanan dengan perasaaan negatifnya.
Unsur-unsur terapi
Terdiri dari :
a. Terapis/konselor
b. Klien
Tujuan
terapi
Ialah
membentuk kembali struktur karakter individual kejakan yang benar dengan jalan
membuat yang tidak disadari menjadi disadari.
Peran
terapis
Membantu
klien dalam mecapai kesadaran diri dalam menangani kecemasan dalam menghadapi
realitas serta membantu klien memperoleh kembali perilaku yang impulsive dan
irasional.
Tehnik terapi
-
Asosiasi bebas
Adalah klien
diminta agar membersihkan pikirannya dari pemikiran pemikiran sehari hari
sebisa mungkin dan mengatakan apa saja yang ada didalam pikirannya apapun itu
menyakitkan maupun menyenangkan meskipun kedengaranya tidak relevan. Klien duduk
di kursi dengan keadaan nyaman dan rileks, dan terapis ada dibelakang
klien sehingga tidak mengalihkan
perhatian klien.
-. Analisis mimpi
Analisis mimpi
merupakan prosedur yang paling penting untuk menyingkap bahan yang disadari dan
tidak disadari dan memberikan klien pemahaman mengenai permasalahan yang tidak
terselesaikan.
-
Transferensi
Tehnik
utama dalam psikoanalisis, sebab mendorong klien untuk menghidupkan kembali
masa lampau dalam terapi.
Sumber :
-
Monicawirina.blogspot.com/2013/04/pengertian-psikoterapi.html
-
Gunarsa, Singgih .D. (2004).Konseling
dan psikoterapi. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia
- Corey, G. 2005. Teori dan Praktek. Konseling dan Terapi. Bandung:PT. Rafika Aditama