tulisan

Sabtu, 29 Maret 2014

psikoterapi dan konseling


Pengertian psikoterapi
Psikoterapi berasal dari dua kata yaitu psyche yang artinya jiwa dan  therapy yang artinya penyembuhan,pengobatan dan perawatan, maka dari itu psikoterapi merupakan terapi kejiwaan. Psikoterapi merupakamn istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan proses mengobati gangguan psikologis dan tekanan mental. Pendekatan yang digunakan terapi harus terapi yang strategis. Salah satunya konselor menciptakan dialog dan bekerja untuk mengatasi permasalahan klien. Tujuan nya terdiri dari lima pendekatan yaitu :
1.      Pendekatan psikodinamik adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi disadari. Kepribadian direkonstruksi lewat kejadian yang sudah lewat dan menyusun sintesis yang baru dari konflik yang lama.
2.      Pendekatan psikoanalisa adalah membuat sesuatu yang tidak sadar menjadi disadari.
Membantu klien menghidupkan kembali pengalaman yang sudah lewat dan bekerja melalui konflik yang ditekan melalui pemahaman.
3.      Pendekatan carl roger CCT adalah untuk memberikan jalan agar klien dapat berpotensi agar dapat menemukan jalan keluar atas problem yang dihadapi.
4.      Pendekatan behavioristik adalah menghilangkan kesalahan dalam belajar dan berperilaku untuk mengganti dengan pola pola yang lebih menyesuaikan. Bertujuan untuk menghilangkan perilaku yang maladaptive dan mempelajari perilaku yang adaptif atau efektif.
5.      Pendekatan gestalt adalah agar seseorang lebih menyadari mengenai kehidupannya dan bertanggung jawab terhadap kehidupan orang lain, membantu klien memahami mengenai pengalaman yang diterima dan merangsang untuk bertanggung jawab.
Unsur unsur psikoterapi
Terdiri dari klien, psikoterapis dan proses psikoterapi.
Perbedaan psikoterapi dan konseling
Terdapat perbedaan antara konseling dan psikoterapi diantaranya :
1.      Konseling dan psikoterapi dapat dipandang berbeda lingkup antara keduanya. Istilah psikoterapi memliki arti ganda. Pada satu segi merujuk pada sesuatu yang jelas yaitu bentuk terapi dalam psikologi. Pada satu sisi lain dipandang sebagai penunjuk pada sekelompok terapi yaitu suatu rentangan wawasan luas tempat hipnotis pada satu titik dan konseling lainnya.
2.      Konseling lebih berfokus kepada konseren, ihkwal, masalah serta pengembangan pendidikan dan pencegahan , sedangkan psikoterapi lebuh berfokus pada konseren atau penyembuhan penyembuhan.
3.      Konseling dijalankan atas dasar falsafah atau pandangan terhadap manusia, sedangkan psikoterapi lebih berdasarkan ilmu atau teori kepribadian.
4.      Konseling dan terapi berbeda tujuan dan cara mencapai tujuannya masing masing. Tujuan psikoterapi adalah mengatasi kelemahan kelemahan teretentu dengan cara praktis mencangkup pembedahan psikis dan pembedahan otak. Konselor pada lain pihak terlibat dengan proses mengidentifikasi dan pengembangan kekuatan kekuatan positif pada individu. Pada sisi lain konselor berfungsi untuk membnatu klien yang menjadi fungsi kembali secara baik.
Pendekatan psikoterapi terhadapi illness
a.      Biological
Meliputi keadaan mental organic, penyakit, psikosis dan penyalahgunaan zat menurut seorang psikiater amerika tahun 1854 dimana pendekatan ini lebih manusiawi. Pendapat yang berkembang pada saat itu adalah penyakit mental disebabkan oleh kurangnya insulin.
b.      Psychological
Meliputi peristiwa yang merupakan pencetus dan efeknya terhadap perfungsian yang buruk. Diantaranya pasca traumatic , kepedihan yang tak terselesaikan, krisis perkembangan dan respon terhadap stress yang ditimbulkan.
c.       Sosiological
Meliputi kesukaran pada system dukungan social, makna social dan budaya . pendekatan ini mempertimbangkan proses sosialisasi yang melatarbelakangi culture social budaya.
d.      Philosophic
kepercayaan terhadap matrabak serta harga diri dan kebebasan yang menentukan nilai dan keinginannya. Dalam  nilai ini falsafah tetap ada yakni menghargai system nilai yang dimiliki klien.
Bentuk utama terapi
Menurut Wolberg Terbagi 4 macam yaitu :
a.      Supportive therapy
Bertujuan untuk memperkuat benteng pertahanan diri, memperluas mekanisme pengarahan serta pengendalian emosi kepribadian pada penyesuaian diri.
b.      Reeducative therapy
Bertujuan untuk mewujudkan penyesuaian kembali atau modikifikasi sasaran atau tujua hidup.
c.       Reconstructive therapy
Bertujuan menimbulkan pemahaman tehadap konflik-konflik yang tidak disadari agar terjadi perubahan struktur karakter.
TERAPI PSIKOANALISA
A.    Kesadaran
Kesadaran individu terdiri dari alam bawah sadar, alam tidak sadar dan alam sadar. Kesadaran dan ketidaksadaran menjadi kunci untuk memahami tingkah laku dan masalah-masalah individu. Bagi freud kesadaran merupakan bagian terkecil dati kejiwaan manusia yang berbentuk gunung es yang mengapung, yang sebagian terbesara nya adalah permukaan air. Kesadaran menyimpan pengalaman-pengalaman , ingatan-ingatan serta bahan-bahan yang akan direpresikan. Ferud percaya bahwa sebagian besar fungsi psikologis beradaterletak diluar kawasan kesadaran. Maka dari itu sasaran terapi psikoanalisa adalah membuat motif-motif yang tidak disadar dapat menjadi disadari.
B.     Struktur kepribadian
Terdiri dari id, ego dan superego
1.      Id
.          Id
Id biasa disebut kepribadian primitive dimana  id sudah ada sejak lahir pada diri setiap individu. Atau lebih sering sisebut dengan prinsip kesenangan yang berisi dorongan dorongan seperti makan, minum dan seks .menurut freud terdapat 2 insting dalam id yaitu etos dan thanatos. Etos merupakan insting untuk bertahan hidup dengan libido sebagai dorongan utamanya, thanatos merupakan insting yang mendorong individu untuk berbuat agresi dan destruktif.
3.      Ego
Ego tidak dimiliki individu sejak lahir namun diperoleh dengan melalui interaksi dengan lingkungan, ego berkontak langsung dengan external atau dunia nyata. Ego berfungsi sebagai penengah antara id dan superego dimana ego merupakan dorongan biologis dan superego merupakan tuntutan atau hati nurani yang terbentuk melalui orang tua, budaya dan tradisi. Ego bertindak realistis dan berpikir logis dan berencana atas tindakan tindakan yang memenuhi pemuasaan kebutuhan.
4.      Superego
Superego merupakan prinsip yang berkaitan dengan baik dan buruk, benar dan salah. Superego dikembangan oleh kebudayaan, nilai social terbentuk karena adanya interaksi dengan orang tua, masyarakat dan mempresentasikan hal-hal yang ideal dan mendorong individu terhadap kesempurnaan tidak hanya prinsip kesenangan belaka.
    Mekanisme pertahanan ego
Terdiri dari 9 macam yaitu :
1.      Denial/penyangkalan
Merupakan pertahanan melawan kecemasan dengan menutup mata dengan keadaan yang mengancam. Cenderung untuk menolak kenyataan yang menyakitkan bagi dirinya.
2.      Proyeksi
Mengalamatkan sifat sifat tertentu yang tidak bisa diterima ego kepada orang lain. Dengan proyeksi individu akan menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dibuatnya sendiri. 
3.      Regresi
Melangkah mundur ketahap perkembangan selanjutnya dimana saat itu tuntutan tidak terlalu besar.
4.      Fiksasi
Terpaku pada tahap-tahap perkembangan yang lebih awal karean individu mengalami kecemasan untuk mengambil langkah ke tahap selanjutnya, biasanya anak yang mengalami fiksasi akan tidak mandiri.
5.      Rasionalisasi
Dengan menciptakan alas an-alasan yang baik ubtuk menghindarkan ego dari cedera. Dengan kata lain memalsukan diri sehingga kenyataan yang mengecewakan tidak menjadi begitu menyakitkan.
6.      Sublimasi
Sublimasi ialah menggunakan jalan keluar yang lebih tinggi atau dapat diterima secara social, mekanisme pertahanan diri ini lebih postif karena bertujuan untuk mencari jalan keluar untuk menggungkapkan perasaan individu.
7.      Displacement
Mengarahkan energy kepada obyek lain atau ketika obyek asal tidak dapat dijangkau.
8.      represi
peristiwa traumatis membuat kecemasan itu bangkit dan menekannya ke dalam alam bawah sadar sehingga tidak mejadi hal yang akan menyakitkan.
9.      Formasi reaksi
Melakukan tindakan dengan mengganti perasaan-perasaan yang berlawanan dengan perasaaan negatifnya.

Unsur-unsur terapi
Terdiri dari :
a.       Terapis/konselor
b.      Klien

Tujuan terapi
Ialah membentuk kembali struktur karakter individual kejakan yang benar dengan jalan membuat yang tidak disadari menjadi disadari.
Peran terapis
Membantu klien dalam mecapai kesadaran diri dalam menangani kecemasan dalam menghadapi realitas serta membantu klien memperoleh kembali perilaku yang impulsive dan irasional.
Tehnik terapi
-          Asosiasi bebas
Adalah klien diminta agar membersihkan pikirannya dari pemikiran pemikiran sehari hari sebisa mungkin dan mengatakan apa saja yang ada didalam pikirannya apapun itu menyakitkan maupun menyenangkan meskipun kedengaranya tidak relevan. Klien duduk di kursi dengan keadaan nyaman dan rileks, dan terapis ada dibelakang klien  sehingga tidak mengalihkan perhatian klien.
                  -.  Analisis mimpi
Analisis mimpi merupakan prosedur yang paling penting untuk menyingkap bahan yang disadari dan tidak disadari dan memberikan klien pemahaman mengenai permasalahan yang tidak terselesaikan.
-    Transferensi
Tehnik utama dalam psikoanalisis, sebab mendorong klien untuk menghidupkan kembali masa lampau dalam terapi.


Sumber :
-          Monicawirina.blogspot.com/2013/04/pengertian-psikoterapi.html
-          Gunarsa, Singgih .D. (2004).Konseling dan psikoterapi. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia
      -     Corey, G. 2005. Teori dan Praktek. Konseling dan Terapi. Bandung:PT. Rafika Aditama