tulisan
Selasa, 30 April 2013
penyesuaian diri (kesehatan mental)
Penyesuaian diri
Penyesuaian diri adalah adaptasi yang lebih mengarah ke dalam arti fisk, fisiologis dan biologis. Penyesuaian diri dimaknai dipandang sebagai penguasaan artinya kemampuan untuk merencanakan dan mengorganisasi respon dengan cara cara tertentu sehingga konflik dan frustasi bisa di hindarkan. Penyesuaian diri merupakan syarat terpenting bagi individu untuk memiliki kesehatan mental/jiwa. Banyak orang yang menderita dan tidak dapat mencapai kebahagiaan dalam kehidupan nya karena sulit menyesuaikan diri. Salah satu penyebab depresi karena ketidakmampuan individu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
Konsep penyesuaian diri sebenarnya adalah makna dari pendidikan yang di jalani seseorang yang akhirnya akan mengarah pada penyesuaian diri individu itu sendiri dengan kebutuhan kebutuhan yang ada di masyarakat itu sendiri. Karena individu yang terlahir ke dunia tidak mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri maka dari itu perlu ada nya pendidikan sebagai sarana dan proses belajar agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar mereka. Proses penyesuaian diri pada diri individu bersifat sepanjang hayat dan banyak mengalami tekanan dan rintangan, kepribadian yang sehat ialah individu yang mampu menyesuaikan diri secara baik dengan diri sendiri maupun dengan lingkungan sekitar individu itu.
Pertumbuhan personal
Pertumbuhan personal adalah perubahan secara fisk sebagai hasil dari proses pematangan fungsi fungsi fisik yang normal pada waktu yang normal juga.pertumbuhan terjadi secara terus menerus.
a. menekankan pertumbuhan penyesuaian diri dan pertumbuhan
penyesuaian dan pertumbuhan diri menekankan pada perubahan yang ingin di lakukan individu itu sendiri terhadap dirinya sendiri. Perubahan yang dimaksud ialah perubahan fisiologis dari hasil kematangan fungsi fungsi fisik yang berlangsung secara normal dan sesuai dengan tahapan usia seseorang tentunya dengan waktu yang normal.
b. variasi dalam pertumbuhan
dalam pertumbuhan variasi yang dapat terjadi sangat beragam tidak semua individu mampu untuk menyesuaikan diri dengan berbagai tingkatan usia. Yang di lihat dari pertumbuhan fisik dan pertumbuhan sosial nya? Mengapa demikian? Disebabkan adanya rintangan-rintangan yang mengakibatkan ketidakberhasilan individu tersebut untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan , rintangan itu ada dari dalam diri maupun di luar diri individu untuk sendiri..
c. kondisi kondisi untuk bertumbuh
kondisi jasmani itu seperti pembawa atau konstruksi fisik dan tempramen sebagai disposisi yang di wariskan, sejarah perkembangan nya secara instrinsik erat dengan susunan atau konstruksi tubuh. Kondisi jasmani serta kondisi pertumbuhan fisik memang sangat mempengaruhi bagaimana individu dapat menyesuaikan dirinya.
Menurut carl roger ada aspek yang memfasilitasi pertumbuhan personal dalam suatu hubungan :
- Keikhlasan kempampuan untuk menyadari perasaan individu sendiri atau menyadari kenyataan
- Menghormati keterpisahan orang lain
- Keinginan terus menerus untuk berempati terhadap orang lain
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan personal :
1. faktor biologis
Setiap orang memiliki fisik, watak, kepribadian yang berbeda-beda.
2. faktor geografis
Faktor yang paling mempengaruhi adalah lingkungan , karena dimana kita bergaul maka di situlah kepribadian akan terbentuk secara baik atau buruk . itu semua tergantung lingkungan nya.
3. faktor budaya
Kebudayaan juga sedikit banyak mempengaruhi kepribadian seseorang namun tidak mutlak jika kebudayaan nya sama maka kepribadian tiap tiap individu juga sama.
d. fenomologi pertumbuhan
memandang manusia dalam “dunia kehidupan” yang telah di interpretasikan dengan cara subyektif . dimana setiap orang mengalami dunia nya dengan caranya sendiri (pengalaman yang di dapatkan).
Stres
Menurut kamus besar psikologi stres di definisi kan sebagai tekanan baik secara fisik maupun psikologisnya. Stres di alami oleh setiap orang namun tingkatan stres nya berbeda beda , ada stres yang ringan dan berat. Stres yang terlalu kuat dan lama waktunya merupakan stres yang jelek. Stres di sebabkan peristiwa yang terjadi di kehidupan sehari hari misalnta stres karena tuntutan belajar, polusi udara dan stres dalam bekerja dan terjadi secara berulang-ulang sehingga menimbulkan tekanan di dalam diri.
Dampak stres tersebut yang harus di kurangi , jika stres yang ringan maka akan mudah menanggulanginya jika stres nya pada tingkatan yang tinggi maka bisa tidak mungkin seseorang tersebut akan mengalami depresi. Dimana depresi merupakan efek dari stres yang tidak segera di tanggulangi.
Efek dari stres itu bermacam-macam tergantung dari tingkatan nya. Kita banyak melihat orang yang tadinya ceria menjadi pendiam dan murung bisa di duga orang tersebut mengalami stres yang berat . efek yang terjadi di antaranya ialah :
Stres berdampak pada kesehatan psikologi seseorang , stres membuat seseorang merasa terancam jika berada di suatu tempat. Dampaknya terhadap kesehatan tentunya kesehatan dan pengontrolan emosi berkurang karena rasa tertekan nya lebih banyak jika mengalami stres berat dalam artian stres yang berkepanjangan dan dalam jangka waktu yang lama misalnya trauma karena suatu peristiwa sehingga orang tersebut tidak ingin melakukan hal tersebut lagi.
Mudah emosi dan mudah tersinggung juga adalah salah satu efek dari stres , namun stres bagi orang yang sedang menderita stres ringan bisa di tanggulangi dengan menggap stres sebagai tantangan . bahkan ada yang dalam keadaan stres dapat membuat kreasi dan berfikir kreatif.
General Adaption Syndrom Menurut Hans Selya
Reaksi fisiologis tubuh terhadap perubahan-perubahan akibat stress disebut sebagai general adaption syndrome. terbagi menjadi 3 fase yaitu :
- Alam reaction (reaksi peringatan)
Pada fase ini tubuh dapat mengatasi stressor dengan baik (perubahan). Apabila ada rasa cemas atau takut makan akan menghasilkan hormon yang mempercepat katabolisme sehingga menghasilkan energi yang dapat mempercepat kerja jantung (adrenalin)
- The tage of resistance ( reaksi pertahanan)
Reaksi tubuh terhadap perubahab telah melewati tahap dari kemampuan tubuh. Pada keadaan ini timbul gejala gejala psikis dan somatis . respon ini disebut coping mechanism . coping berguna untuk menghadapi masalah misalnya rasa kecewa di ganti dengan humoris.
- Stage of exhaustion
Pada fase ini gelaja psikosomatik terlihat sangat jelas . individu akan menangalami gangguan ssperti gangguan pencernaan, mual, diare dan gatal gatal.kadang gangguan yang muncul tidak nafsu makan.
Menurut hans selya stres terbagi dalam 3 tingkatan :
A . eustress
Respon ringan yang dapat menimbulkan rasa bahagia , senang , menantangg dan menggairahkan.tekanan yang terjadi bersifat
Positif.
B . distress
Respon yang buruk terhadap stres . menyakitkan sehungga tidak mampu di atasi.
C . optimal stres atau neustress
Merupakan respon stres yang seimbang untuk menghadapi masalah dan menjadi lebih memacu seperti meningkatkan prestasi dan bekerja.
Faktor faktor individual dan sosial yang menjadi penyebab stres
Stres timbul karena keadaan sosial , lingkungan yang mendukung secara potensial stres itu akan timbul pada seseorang. Penyebab stres :
1. traumatik terhadap suatu peristiwa
Trauma di sini adalah kejadian yang pernah di alami seseorang kemudian terjadi hal yang tidak di inginkan misalnya mengalami kecelakaan dalam menjalankan kendaraan . bisa aja rasa trauma muncul . traumanya pada saat ingin menjalankan kendaraan ada rasa takut karena ingat kejadian kecelakaan yang pernah di alaminya.
2. tekanan yang berlebihan
Tekanan yang di maksud adalah tuntutan secara sosial dari lingkungan bersosialisasi dan lingkungan keluarga . tuntunan yang mampu untuk di penuhi tidak akan menimbulkan tekanan namun jika tuntutan yang tidak bisa di penuhi akan masuk ke alam bawah sadar dan terekam dan menjadi satu tekanan pada diri seseorang maka jika tekanan tersebut tidak di tanggulangi akan menimbulkan stres yang awalnya bersifat ringan maka jika semakin bertambah tekanan nya akan menjadi stres berat.
3. kurang pemenuhan kebutuhan seseorang
pemenuhan kebutuhan untuk seorang anak itu penting karena untuk berpotensi berhasil maka anak harus mendapat pemenuhan secara potensial dari orang tua nya. Orang tua yang bersikap baik dan penuh kasih sayang terhadap anaknya maka akan mengurangi akan muncul nya stres terhadap anak anak. Anak yang kebutuhan nya tidak terpenuhi akan menimbulkan kecemasan yang menyebabkan anak tersebut memperlihatkan tingkah laku yang tidak lazim kepada lingkungan nya. Anak akan merasa sendirian dan akan mengisolasi dirinya dari lingkungan, tidak mau bersosialisasi sehingga menimbulkan sifat permusuhan terhadap lingkungannya.
Tipe tipe stres psikologi
A. Tekanan
Tekanan terjadi karena ada nya tuntutan untu mencapai suatu tujuan . secara umum tekanan berguna untuk meningkatkan performa , mengintensif usaha dan mengubah tingkah laku. Tekanan seringkali kita temukan di kehidupan sehari namun dengan tingkatan yang berbeda-beda. Tekanan berasal dari dalam dan luar diri individual . dari dalam individu contohnya adalah sistem nilai. Dalam pencapaian tujuan seorang individu mengalami tekanan yang menimbulkan sumber sumber tegangan dalam diri individu.
B. Frustasi
Frustasi di jadikan sebagai penghambat untuk mencapai suatu tujuan. Frustasi merupakan suatu penghambat yang ada di antara individu . penghambat tersebut bisa berupa orang lain, objek di dalam lingkungan dan kurangnya kemampuan atau keterampilan yang di miliki oleh individu itu sendiri.
Sumber sumber frustasi diantaranya :
1) kekuatan lingkungan yang membloking motif secara keseluruhan
2) ketidakmampuan pribadi yang membuat tidak mungkin mencapai tujuan
3) konflik antara dan diantara motif
Faktor-faktor yang menyebabkan frustasi :
- hambatan yang berasal dari dalam
- hambatan yang berasal dari luar
- tindakan yang di lakukan kurang tepat
- hilangnya rangsangan memperkuat timbulnya kebutuhan.
Frustasi pribadi
Frustasi ini akibat tidak dapat mencapai tujuan pribadi karena kurangnya kemampuan dan banyak saingan yang kemampuan nya lebih di atas. Misalnya seorang anak yang ingin meraih prestasi akademik di bidang pelajaran namun kemampuan nya tidak dapat mencapai keinginan prestasi yang di capai standar saja sama dengan anak anak lain .
Frustasi lingkungan
Hambatan yang ada di lingkungan membuat sesesorang sulit mencapai tujuan nya.
C. Konflik
Konflik merupakan suatu dorongan dorongan yang tidak dapat di penuhi. Datangnya kebutuhan tersebut secara bersamaan pada saat yang sama . ada yang bersifat positif negatif,negatif negatif dan positif.
Berdasarkan akibat yang akan timbul dari tindakan yang di lakukan seorang psikologi sosial terkenal, kurt lewin membedakan 4 macam konflik :
• Konflik approach-approach
Yaitu apabila dua kebutuhan atau lebih yang muncul secara bersamaan memiliki nilai positif bagi diri individu.
• Konflik approach-avoidance
Yaitu apabila dua kebutuhan atau lebih yang muncul secara bersamaan memiliki nilai yang positif dan negatif bagi diri individu.
• Konflik avoidance-avoidance
Yaitu apabila dua kebutuhan atau lebih yang muncul semuanya secara bersamaan memiliki nilai yang negatif bagi diri individu.
• Konflik multiple approach-avoidance
Yaitu apabila dua kebutuhan atau lebih yang muncul secara bersamaan memiliki nilai yang positif dan negatif bagi diri individu.
Konflik bersifat subjektif namun tidak selalu mencerminkan kenyataan yang sebenarnya di luar individu. Kuat lemahnya konflik bagi individu tergantung dari faktor sebagai berikut :
1) bobot kebutuhan yang timbul , bila kebutuhan yang timbul sangat penting maka konflik yang terjadi akan semakin kuat.
2) waktu tibanya intensif , makin jarak datang intensif nya makan semakin kuat akan timbulnya konflik.
3) konflik avoidance-avoidance lebih kuat dari pada konflik approach-approach terutama bila intesif nya makin dekat
4) besarnya intensif, semakin besar intensif akan semakin kuat konflik yang di rasakan.
Konflik yang mendalam dan paling sulit di pecahkan di dalam masyarakat biasanya terjadi di sekitar motif motif(atkinson) berikut :
1) kemandirian lawan ketergantungan
2) keintiman lawan isolasi
3) kerjasama lawan persaingan
4) ekspresi impuls dan standar moral
D. Kecemasan
Kecemasan adalah suatu keadaan tegang yang memungkinkan kita untuk melakukan sesuatu . dengan kata lain kecemasan merupakan suatu keadaan yang tegang jika insting tidak di penuhi misalnya insting lapar , haus dan seks . fungsi dari kecemasan ialah untuk memperingatkan pribadi diri kita jika ada bahaya yang mengancam jiwa kita , itu dapat terjadi jika tidak melakukan hal-hal yang tepat.
Kecemasan terbagi 3 terdiri dari :
1) kecemasan neurotik
Bukan ketakutan terhadap insting itu sendiri melainkan ketakutan yang terjadi jika insting di puaskan. Kecemasan neurotik bukan kecemasan yang nyata tapi adalah kecemasan yang sebenarnya tidak akan terjadi hanya perasaan saja.
2) kecemasan moral
Rasa takut akan suara hati. Jika kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan norma hati nya bilang itu adalah sesuatu yang salah dan tidak pantas untuk di lakukan. Orang yang mengalami kecemasan moral cenderung berkembang secara baik jika merasa bersalah dalam melakukan hal yang salah.
3) kecemasan realitas
Kecemasan akan dunia nyata , rasa takut akan bahaya nyata di luar sana.
Kecemasan yang tidak dapat di tanggulangi di sebut traumatik. Kecemasan timbul bukan dari dalam diri melainkan berasal dari luar diri individu.
Syntom-Syntom Responses Terhadap Stres
Dalam setiap kehidupan manusia pasti akan mengalami stres , untuk itu individu memiliki mekanisme pertahanan diri berguna untuk mengurangi gejala gejala dari stres.
Mekanisme pertahanan diri :
1.proyeksi
Pengalihan perasaan yang di rasakan si individu untuk menutupi perasaan nya dan memberikan pernyataan yang harus nya untuk dirinya namun di berikan kepada orang lain agar tidak terlihat oleh orang lain.
2. reaksi formasi
Penggatian stimulus yang menimbulkan kecemasan dengan stimulus yang tidak menimbulkan kecemasan.
Mekanisme Pertahanan Diri
- Proyeksi
Adalah pengalihan perasaan kepada orang lain. Mekanisme yang digunakan untuk mengubah kecemasan neurotik atau kecemasan moral menjadi ketakutan yang objek maka disebut objektif. Dalam proyeksi “ saya sayang kamu” menjadi “saya benci kamu”.
- Pembentukan reaksi
Tindakan defensif dengan cara mengganti impuls yang menimbulkan kecemasan dengan impuls yang tidak menimbulkan kecemasan. Misalnya benci di ganti dengan cinta.impuls yang asli tetap ada namun di tutupi dengan impuls yang tidak menimbulkan kecemasan.
Strategi coping untuk mengatasi stres
Proses yang di tempuh seseorang untuk menghadapi tuntutan yang menimbulkan stres dinamakan coping. Coping memilki 2 bentuk utama yaitu
1) strategi terfokus masalah
Adalah upaya seseorang untuk memfokuskan perhatian pada masalah atau situasi spesifik yang telah terjadi sambil menemukan cara untuk mengubahnya. Strategi yang dapat di tempuh untuk memecahkan masalah yaitu
- menentukan masalahnya
- mencari pemecahan alternatif
- menimbang-nimbang alernatif
- dan memilih salah satunya dan mengimplementasikan.
Dari penelitian yang telah di lakukan strategi terfokus masalah dapat mempersingkat waktu berlangsungnya depresi.
2) strategi terfous emosi
Adalah adalah salah satu upaya untuk mencegah emosi negatif yang menguasai diri atau bisa untuk mencegah terjadinya masalah yang tidak dapat dikendalikan.
Terdapat banyak cara untuk mengatasi emosi , sebagian peneliti telah menemukan beberapa cara atau strategi prilaku dan strategi kognitif.
a) strategi perilaku
Latihan fisik untuk beralih dari masalah contoh nya mengkonsumsi alkohol dan mencari dukungan emosi dari teman.
b) strategi kognitif
cara yang digunakan yaitu menyingkirkan sementara pikiran tentang masalah itu,salah satu nya dengan cara tidak mengingat/menguatirkan masalah itu dan menurunkan ancaman dengan mengubah situasi.
Pendekatan problem solving terhadap stres dan cara meningkatkan toleransi stres
Menurut siswanto dalam penjelasan nya tentang stres.metode yang di gunakan adalah metode biofeedback salah satunya. Metode biofeedback dengan cara menyadari bagian tubuh mana yang mengalami stres kemudian di latih untuk belajar menguasainya. Tehnik ini menggunakan alat feedback yang sedemikian rumit. Cara mudah nya jika ada hipnotis maka anda cukup menghipnotis diri anda sendiri kemudian memberikan sugesti untuk diri anda sendiri. Dalam menjalankan hipnotis harus di tempat yang nyaman dan tenang. Caranya adalah bangkitkan kembali hal hal yang membuat anda stres kemudian di cari tahu apa akar masalah , setelah itu bentuk lah sugesti dari pikiran anda.maka akan meningkatkan toleransi terhadap stres tersebut.
Sumber :
- kputih.blogspot.com/2012/01/pengertian-stress-dan-general.html
- http://shakina-matahari.blogspot.com/2012/04/mengenal-stress.html
- Heru Basuki ,A,M , (2008). Psikologi umum. Jakarta:Universitas gunadarma
- Elia, Herman, (2002) . Psikologi umum. Jakarta: PT Prenhallindo
- http://rumusbelajar.blogspot.com/2012/12/pengertian-penyesuaian-diri.html
- http://dedeh89-psikologi.blogspot.com/2013/03/penyesuaian-diri-dan-pertumbuhan.html
- http://shakina-matahari.blogspot.com/2012/04/mengenal-stress.html
- http://febri93.wordpress.com/2013/03/30/penyesuaian-diri-dan-pertumbuhan-person
Langganan:
Komentar (Atom)