tulisan

Senin, 18 Maret 2013

sejarah perkembangan kesehatan mental

Konsep sehat berdasarkan : • dimensi emosi Kepribadian sehat di lihat dari dimensi emosi nya adalah tentang kualitas utama yaitu penerimaan diri mereka yang di dalam nya terdapat kelemahan serta kelebihan dalam diri individu itu sendiri . individu yang masuk dalam kategori kepribadian sehat adalah individu yang dapat mengontrol emosi nya sehingga tidak menggangu aktifitas antarpribadi. Sabar terhadap kekecewaan yang di sebut allford adalah kualitas lain dari keamanan emosional namun kontrol ini bukan merupakan represi merupakan emosi emosi yang di alirkan dengan lebih konstruktif . emosi ini sangat dominan pada saat ini misalnya seseorang yang sangat memperlihatkan kebencian nya terhadap orang lain namun perasaan itu tidak tepat. • dimensi intelektual individu harus mempunyai skill atau kemampuan yang bisa di gunakan untuk bekerja dan membuat dirinya masuk ke dalam dunia perkerjaan , namun skill yang di butuhkan tidak hanya relevan namun harus ikhlas , antusias, tekun,ulet dan melibatkan diri dalam perkerjaan dengan sepenuhnya. Maka diri akan mengalami kepuasaan tingkat tinggi. • dimensi sosial Ketika diri si individu berkembang awalnya hanya diri “self” bersifat tunggal , kemudian mulai di masukan nilai nilai serta cita cita yang di harapkan oleh orang lain. Dan semakin pesat perkembangan individu itu sendiri nantinya akan memasukan dunia luar yang di maksud agar si individu dapat berbaur dan bersosioalisasi tidak hanya terfokus hanya pada diri sendiri . si individu nantinya akan masuk ke dalam lingkungan yang lebih kompleks yaitu lingkungan bekerja dimana akan ada tuntutan untuk aktif melakukan sesuatu jika di beri tugas di kerjakan dengan menggangap ini sebagai tantangan maka si individu akan merasa enak dan tentunya lebih nyaman. • dimensi fisik dilihat dari gaya hidup individu itu sendiri dimana gaya hidup ini berpengaruh dengan pembentukan kepribadian yang sehat. Di dalamnya terdapat pola makan, kebiasaan dari bangun tidur , kebiasaan berolahraga. mampu mengatur waktu dengan teratur sehingga kegiatan yang di kerjakan pada hari tersebut dapat berjalan dengan baik dan terencana. Lain hal nya dengan orang terbiasa dengan jam tidur yang tidak teratur, akan mengalami kekacauan dalam beraktivitas misalnya bangun terlambat pada saat besok kuliah pagi. Secara otomatis aktivitas nya tidak terjadwal dengan baik dan berantakan. • dimensi mental kesehatan jiwa seseorang yang berkembang dengan baik, maka akan menghasilkan perkembangan yang optimal diantaranya perkembangan fisik, kognitif, dan keadaan emosional dari individu itu sendiri normal . • dimensi spiritual sangat terkait dengan kehidupan kerohaniannya , kedekatannya terhadap tuhan yang menciptakan nya termasuk dalam memasrahkan diri nya kepada tuhan. Kepribadian yang sehat menurut dimensi spiritual adalah individu yang memiliki pikiran jernih dan selalu berfikir positif , melakukan hal hal yang sifatnya rasional (masuk akal) bukan irrasional. Sejarah perkembangan kesehatan mental Asal kata kesehatan mental ialah mental berasal dari kata latin yaitu mens atau mentis artinya roh ,sukma atau nyawa, sedangkan kesehatan tegantung dari kata hygiene yang artinya adalah kesehatan. Orang zaman dulu menduga penyakit mental adalah penyakit akibat adanya roh halus, jin dan setan. Maka dari itu penderita penyakit mental di masukan ke penjara bawah tanah namun semakin berjalan nya waktu mulai mengalami perbaikan . Kesehatan mental pertama kali di temukan oleh W. Swetscher di tahun 1843. Dan dengan penuh konten sebenernya melalui “pribadi” pengalaman karena berkumpul dengan ahli asuransi beels amerika . tujuan adalah untuk memastikan perawatan yang tepat untuk penyakit mental, perawatan penyakit mental tidak bisa di sebut hanya kejiwaan. Kesehatan mental berkembang sejak perang dunia kedua. Sejak perang kedua dimulai istilah kesehatan mental bukan lah istilah yang asing. Dalam bidang kesehatan mental kita dapat memehami gangguan mental yang muncul sejak adanya peradaban manusia serta cara mengatasinya atau terapinya. Namun semakin majunya ilmu pengetahuan maka para tokoh melakukan perbaikan menanggulangi orang-orang yang memiliki gangguan mental dab cara penyembuhan nya yaitu philippe pinel di paris dan william tuke di inggris. Ada juga tokoh lain yang mempengaruhi perkembangan dari kesehatan mental : 1. Clifford whittingham beers tahun 1876-1943 beers pernah mengalami sakit mental dan begitu kejam dan kerasnya penyembuhan untuk dirinya. 2. Dorothea Dix adalah seorang pionir wanita yang berasal dari amerika dia melakukan usaha usaha penyembuhan untuk para penderita penyakit mental dan orang gila.karena jasanya banyak ia memperluas dan memperbaiki 32 rumah sakit jiwa yang ada di seluruh di amerika hingga eropa. Dix di sebut tokoh besar pada abad ke19 karena jasa-jasanya terhadap penyembuhan penyakit mental. pendekatan kesehatan mental • Orientasi klasik Orientasi klasik yang umumnya digunakan dalam dunia kedokteran termasuk psikiatri yang mengartikan sehat sebagai kondisi tanpa keluhan, baik fisik maupun mental. Orang yang sehat ialah orang tak mengalami keluhan baik secara fisik maupun mentalnya.Sehat fisik diartikan tidak adanya keluhan fisik dari seseorang. Sedang sehat mental di artikan tidak adanya keluhan mental atau gangguan jiwa. • Penyesuaian diri Orientasi penyesuaian diri berkaitan dengan konteks lingkungan.tentunya sesuai dengan standar norma yang ada. Penyakit mental tidak diartikan sebatas dari gejala psikologis yang muncul di masyarat namun dari perilaku yang ditunjukan di lingkungan kepada orang lain contoh melakukan agresi atau perlawanan. • Pengembangan potensi Bisa dikatakan seseorang mencapai taraf kesehatan mental . dimana seseorang dapat mengembangkan potensi nya dengan baik sampai mencapai masa dewasa, namun di dukung dengan adanya orang lain yang menghargai .dalam psikoterapi yang mengendalikan bukan semata mata hanya akal pikiran namun juga melibatkan perasaan. Dimana antara perasaan dan akal pikiran harus berjalan seimbang akan menimbulkan perilaku yang wajar. Tujuan dari mental hygiene itu sendiri adalah untuk mencegah munculnya gangguan jiwa dan tidak terganggunya hubungan sosial. Teori kepribadian sehat , Menurut :  Aliran psikoanalisa Aliran ini dikembangkan oleh sigmund freud dan pengikutnya. Dilihat dari id , ego dan super ego. Dalam pandangan freud di dalam mind terdapat 3 unsur yaitu alam sadar, alam bawah sadar dan alam tidak sadar. Teori kepribadian sehat menurut aliran psikoanalisa : - Si pribadi bergerak bergerak menurut perkembangan yang ilmiah - Hasil dari belajar dapat mengatasi adanya kecemasan dari dalam diri individu - Keseimbangan antara elemen dari diri “self” yaitu id , ego dan super ego. Jika id dan super ego tidak seimbang maka sikap yang akan di munculkan akan menimbulkan agresi atau pertentangan.  Aliran behavioristik Aliran ini dikembangkan oleh pavlov . menekan perspektif tentang perilaku manusia dimana manusia dapat memunculkan perilaku yang baru dan bervariasi dan lebih mengetahui. Dalam pandangan kaum behaviorisme manusia di anggap sebagai mahluk yang baik , teratur dan taat peraturan sebelumnya dan juga di atur oleh norma norma yang ada terutama norma hukum. Ada beberapa cara untuk mengontrol perilaku manusia yaitu dengan adanya reinforcement (penguatan) yang terdiri dari punishment (hukuman) dan reward(penghargaan) , reward bisa berupa hadiah bagi anak yang kurang baik dalam prestasi . namun reward tidak didapatkan secara terus menerus karena akan menyebabkan ketergantungan , maka untuk mengatasi ketergantungan tersebut perlu menggunakan cara yaitu jika si anak sudah berhasil mendapat prestasi yang bagus berikan poin dan syarat namun tidak di berikan setiap ia mendapatkan prestasi tapi ada waktu penundaan 1-2 hari maka ia akan mencoba terus. Behaviorisme haikikatnya tentang teori belajar yang percobaan nya di lakukan oleh skinner dengan subjek seekor tikus. Dan terdapat trial and error (coba lagi dan salah).  Aliran Humanistik Aliran ini dikembangkan oleh fromm dan abraham maslow. Dalam aliran ini menuntut individu untuk mampu mengembangkan potensi nya bukan semata mata hanya mengandal pengalaman masa lalu tapi adanya kemampuan untuk belajar mengenali pola yang benar dan baik sehingga akan terbentuk suatu respon pasif dari si individu. Mampu untuk mengaktulisasikan diri yang berarti si individu mampu mengembangan kan keunikan yang ada dalam dirinya.karena di setiap individu memiliki kognisi yang di berguna untuk menimbang nimbang mana yang memang dibutuhkan. Menurut ahli ahli psikologi humanistik , manusia Kepribadian yang sehat menurut humanistik : adalah mahluk yang mempunyai banyak potensi dalam diri termasuk dalam hal pengalaman masa lalunya. Manusia juga harus mampu berkembang dengan kemampuan untuk melampaui batas batas negatif di dalam dirinya.  Pendapat allport Kepribadian yang sehat menurut allport adalah kepribadian yang matang , di kuasai oleh kekuatan-kekuatan tidak sadar yang tidak dapat di kontrol dan di pengaruhi. Orang orang yang sehat tidak di dorong oleh konflik-konflik tak sadar dan tingkah laku mereka pun tidak di pengaruhi oleh setan yang ada di dalam diri mereka. Tidak di kontrol dari rasa trauma dengan konflik pada masa kana-kanak.pandangan orang sehat yaitu pandangan ke depan yang lebih kontemporer tidak mundur kebelakang termasuk peristiwa masa lalu.pandangan yang sehat lebih kepada kebebasan dalam memilih dan bertindak.  Pendapat rogers Kepribadian yang sehat adlah kepribadian orang-orang yang matang dan sehat. Manusia yang rasional dan sadar , tidak di kontrol oleh pengalaman masa lalu misalnya pada saat belajar toilet learning,penyapihan lebih cepat dan pengalaman- pengalaman seks sebelumnya akan tetapi pengalaman masa lampau dapat mempengaruhi cara pandang kita dengan masa depan serta juga mempengaruhi tingkat kesehatan psikologis kita di masa depan. Jadi pengalaman pada masa kanak-kanak mempengaruhi apa yang akan terjadi ada kita di masa sekarang. Peristiwa bukan pada saat waktu itu terjadi.  Pendapat Abraham maslow Kepribadian yang sehat menurut maslow yaitu dapat mengaktualisasikan dirinya dengan baik (self actualizing person). Di dukung dengan adanya teori motivasi dengan nama being values ( kebutuhan untuk berkembang) atau memativation , meta needs B motivation , sedangkan untuk individu yang kurang mampu mengaktulasisakan dirinya dinamai D motivation atai deficiency. Ciri ciri orang yang kepribadiannya sehat: 1. individu mampu mempersepsikan hidupnya dengan baik yaitu dengan apa adanya dan dalam menjalankan kehidupan nya ia jalani dengan rasa nyaman. 2. mampu menerima kekurangan dan kelebihan dari dirinya sendiri. 3. dalam bersikap apa adanya , sederhana dan tidak di buat buat. 4. mempunyai komitmen dalam menyelesaikan masalah. 5. bersikap mandiri. 6. perduli dengan lingkungan sekitar. 7. memiliki rasa simpati dan empati terhadap lingkungan sekitar. 8. toleransi terhadap perbedaan di lingkungan masyarakat.  Pendapat erich fromm Fromm melihat kepribadian sebagai produk dari kebudayaan. Karena itu dia percaya bahwa kesehatan jiwa di definisikan dengan hubungan individu dengan lingkungan dimana ada kebutuhan dasar semua individu untuk dapat menyesuaikan diri serta tujuan untuk memenuhi kepuasaan kebutuhan manusia. Menurut fromm masyarakat yang sering bertengkar dan menciptakan permusuhan serta ada rasa ketidakpercayaan pada anggota lainnya adalah lingkungan yang sakit dan tidak sehat. Sedangkan lingkungan yang sehat adalah dimana setiap anggota masyarakat mampu mengembangkan hubungan baik dengan anggota yang lain diantaranya mengembangan tumbuhnya rasa cinta dan rasa saling membutuhkan. Kepribadian yang sehat menurut fromm adalah dimana seseorang memiliki perjuangan yang melekat pada dirinya untuk kehidupan yang produktif dan keharmonisan cinta. sumber : -http://hanyasebuahkarya.blogspot.com/2012/03/sejarah-perkembangan-kesehatan-mental_21.html -http://naypsikosa.wordpress.com/2012/03/20/sejarah-perkembangan-kesehatan-mental-2/ -http://unpredictablepeople.wordpress.com/2011/03/24/pendekatan-kesehatan-mental/ -http://psikosun.blogspot.com/2012/01/teori-kepribadian-dan-kesehatan-mental.html -http://gracethelovers.blogspot.com/2012/04/kepribadian-sehat-menurut-humanistik.html -Schultz,Duane.1991.Psikologi Pertumbuhan.yogyakarta:kanisius